5 Pertanyaan Cobra Untuk Dini Hatta

- March 15, 2017 -

Sejak 2015, DiniHari, kemasan makanan pagi di dalam jar dan terbuat dari bahan-bahan yang termasuk di dalam kategori superfood (chia seeds, flexi seeds, oatmeals, granola, dll) siap disantap pecinta makanan sehat Jakarta. Usaha rumahan DiniHari dirintis oleh Dini Hatta yang punya jam terbang puluhan tahun di bidang advertising, sebagai Art Director. Mari berkenalan dengan Dini Hatta melalui 5 Pertanyaan Cobra berikut ini:

1.Setelah berprofesi sebagai Art Director, kenapa tertarik menekuni/mengembangkan usaha santapan pagi Dini Hari?
 
Kebetulan selama menjadi Art Director, saya menangani beberapa produk makanan. Dari food styling, teknik memotret makanan, sampai cara me-lay out iklan produk makanan. Dari situ saya mulai tertarik bagaimana mempersiapkan sarapan yang sehat, apalagi saya pecinta makan pagi! Belakangan, saya kerap upload foto-foto makanan pagi kreasi saya di sosial media. Dari situ mula banyak pertanyaan seputar sarapan. Maka di 2015, saya membisniskan DiniHari.

2.Di mana kotamu dan bagaimana kamu mendeskripsikannya?

Saya tinggal di Jakarta. Kota yang saya benci sekaligus cinta banget! Senangnya lagi, Jakarta sudah mulai ‘melek’ akan gaya hidup sehat. Dari situ saya melihat peluang untuk mengembangkan usaha DiniHari.

3.Di mana ‘ruang’/tempat kerjamu dan bagaimana kamu mendeskripsikannya?

Bekerja tetap sebagai buruh iklan di perusahaan Jepang, Dentsu One. Dan usaha sampingan DiniHari di dapur rumah sepulang bekerja.

4.Apa materi/bahan (dalam konteks kerjamu-boleh dalam konteks pekerjaan secara umum atau spesifik seperti pertanyaan nomor-1) yang menurutmu paling penting dan kenapa?

Yang paling penting adalah passion. Karena dari passion muncul ide-ide brilian untuk menghasilkan karya-karya hebat. Jadi bahannya itu hati dan otak.

5. Menurutmu, apa yang kerap disalahpahami (kurang dimengerti) orang lain berkaitan dengan usaha (Dini Hari) yang kamu tekuni saat ini? 
 
Banyak bahan dasar DiniHari yang masih impor, dan tentunya hal itu berdampak ke harga jual. Meskipun sejak 2015 hingga kini, harga jual DiniHari belum pernah mengalami kenaikan. Tapi sampai sekarang DiniHari masih sering dianggap mahal. Yang lebih penting, perlu peningkatan pemahaman konsumen soal khasiat atau manfaat dari bahan-bahan dasar DiniHari seperti oats, atau berbagai seeds (chia atau flexi, dll). Jadi bukan hanya mengkonsumsi dan berharap langsung bisa jadi lebih sehat.
 
*artikel lainnya #5PertanyaanCobra
Miranti Gumayama
Irma Hidayana