Album Fisik Hightime Rebellion: Cita-cita Lama Terwujud Kembali

- December 23, 2017 -

Apa rasanya jika cita-cita bisa tercapai? Tentu saja, bahagia. Ditambah lagi, bisa ikut
mewujudkan cita-cita orang lain. Inilah yang dirasakan pihak Langen Srawa Records
selaku label rekaman yang merilis debut album Hightime Rebellion, Neurobic, dalam bentuk kaset. Pasalnya, band asal Jakarta ini telah menjadwalkan rilis album pada
2012 silam. Kelahiran yang tertunda itu sempat dilunaskan dengan peluncuran
album berformat digital pada Agustus 2017 yang lalu.

Kehadiran Neurobic dalam bentuk kaset tentu melengkapi kebahagiaan Hightime
Rebellion yang namanya cukup bergaung pada medio 2009 hingga 2012 akhir.
“Pastinya, senang banget. Akhirnya, bertemu orang-orang yang cocok dan bervisi
sama dalam prosesnya, mau meluangkan waktu untuk kami dan percaya dengan
kami,” ujar Rendy Surindrapati, vokalis sekaligus keyboardist Hightime Rebellion.

Selain Rendy, Hightime Rebellion yang berdiri sejak 2007 ini digawangi oleh vokalis Miyane Soemitro, bassist Pulung Wahyuaji, drummer Reza Arafat, dan gitaris Warman Nasution. Penggarapan Neurobic pun sebenarnya penuh cerita. Namanya terinspirasi oleh buku Keep Your Brain Alive karangan Lawrence C. Katz. Buku ini berisi tentang senam otak agar berumur panjang. Harapannya, musik yang tersimpan dalam album ini juga memiliki manfaat yang sama.

Rilisan Neurobic dalam bentuk fisik benar-benar hasil karya Hightime Rebellion sebelum 2012. Makna keseluruh album tanpa disadari tentang kebingungan, penghiburan, kepenatan, dan perjuangan. Ekspresi itu tertuang dalam 11 lagu yang diungkapkan dalam bahasa Inggris.

Saat ditanya tentang rencana menulis lagu dalam bahasa Indonesia, Rendy mengaku masih dalam proses. “Cita-cita tertinggi kami adalah menulis lagu dalam bahasa Indonesia. Dulu sempat ada 1 lagu, judulnya “Lautan”, yang sekarang di album Neurobic menjadi “Mines”. Masih dalam proses berusaha menemukan gaya bahasa yang kami suka dan cocok dengan musik,” katanya.

Untuk cetakan perdana, pihak Langen Srawa Records akan meliris 100 kaset dan dibanderol dengan harga Rp 55.000. Dari setiap penjualan kaset, penggemar Hightime Rebellion juga diajak ikut berdonasi untuk Kindness Goodness.

Ini menjadi momen yang tepat bagi Langen Srawa Records untuk merilis album Neurobic dalam bentuk fisik. Materi-materi lagu Hightime Rebellion layak didokumentasikan dalam album fisik. Tak semata-mata sebagai penggenap eksistensi, tetapi juga bagian dari histori skena musik Tanah Air. Rilisan Neurobic dari Hightime Rebellion pun semakin melengkapi koleksi album berformat kaset rilisan

Langen Srawa Records sebelumnya, yakni EP Jingga dan Batas Kota (Candrabhakti), Love (Dear Nancy), Evergreen (Ballads of the Cliché), dan Dramaturgi Underground (Morfem).

Informasi lebih lanjut, hubungi:
Langen Srawa Records
HP: 08111-932-123
Email: langensrawarecs@gmail.com Instagram: @langensrawarecords