Peluncuran Awal Harian Cetak

- May 12, 2017 -

Pada 17 – 24 Mei 2017, Harian Cetak akan menyelenggarakan peluncuran awal berupa pameran karya seni grafis, lokakarya, diskusi, dan pemutaran film. Peluncuran awal diadakan secara serentak di 3 lokasi, yaitu ke:kini (Cikini), ArtCollabs Space Gallery (Terogong), dan Kolaborato (Bogor). Kegiatan diusung oleh sekelompok seniman grafis muda yang terlibat di beberapa kolektif seni grafis berbasis Jakarta.

Peluncuran awal Harian Cetak akan menampilkan karya-karya seniman grafis yang terlibat di Harian Cetak, yaitu Amy Zahrawaan, Bhakty Tanza, Chualid Awaludin, Denis Arham, Geo Ferdias, Kusno Drajat, dan Rizki Rizaldi. Pada hari Jumat (19/5) Harian Cetak akan mengadakan diskusi dan pemutaran film seputar seni grafis. Sedangkan di akhir pekan (20-21/5), Harian Cetak akan menyelenggarakan lokakarya yang meliputi ragam teknik cetak grafis. Semua kegiatan terbuka untuk umum.

Seni grafis merupakan salah satu cabang seni rupa yang karyanya menggunakan teknik cetak, umumnya di atas kertas. Seni grafis memiliki 4 teknik mencetak, yaitu cetak tinggi, cetak saring, cetak dalam, dan cetak datar. Seni grafis di Indonesia ditandai dengan karya cetak tinggi linoleum oleh seniman bernama Mochtar Apin. Adiknya, Rivai Apin, mengukuhkan keberadaannya melalui tulisannya ‘Satu Cabang Lagi Terpenuhi’ (1948). Seni grafis kemudian menjadi peminatan studi di institusi-institusi seni di Indonesia. Institusi ini kerap melahirkan komunitas atau kolektif seni grafis hingga kini.

Harian Cetak adalah sebuah platform seni grafis berbasis Instagram yang menerbitkan informasi seputar karya seni grafis. Terdiri dari dua kolektif seni grafis berbasis Jakarta, yaitu Grafis Huru Hara dan Streetprinting, Harian Cetak merespons dinamika media sosial untuk memperkenalkan medium seni grafis kepada khalayak, serta membangun jejaring antar seniman grafis di Indonesia. Dengan mengusung propaganda “Seni Cetak Repost Berlipat Ganda”, Harian Cetak membagi informasi sekaligus mengajak pengguna Instagram untuk berpartisipasi dalam melipatgandakan (repost) unggahan seputar karya seni grafis.

Harian Cetak (@hariancetak)
10 Mei 2017

Narahubung: Geo Ferdias (+62 856-9766-9299)

Grafis Huru Hara
Grafis Huru Hara adalah sebuah kolektif seni grafis yang berbasis di Jakarta. Berdiri pada tahun 2012, kelompok ini berfokus pada berbagai bentuk eksplorasi, eksperimen dan metode pendidikan dengan seni grafis sebagai media utama.

Berawal dari sebuah perkumpulan mahasiswa Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta yang merasakan kejenuhan terhadap perkembangan dan eksplorasi seni grafis konvensional, Kelompok ini awalnya membuat beberapa projek kecil dan berkembang menjadi sebuah kolektif seni. Anggotanya terdiri dari Adi Setiawan, Adi Sundoro, Amy Zahrawaan, Anita Bonit, Angga Cipta, Ariffal Nur Arochman, Panji Purnama Putra dan Ramadian Assyaiaf.

Streetprinting
Streetprinting adalah sebuah gerakan yang dilakukan untuk mencoba mempertahakan seni cetak melalui tehnik cetak saring. streetprinting ini masih bersifat mobile , dengan kata lain ingin langsung berdekatan dengan publik langsung. Streetprinting itu sendiri di buat sekitar pada tahun 2014, dengan inisiatif anak muda kepada seni grafis khusunya tehnik cetak saring.

Pendekatan yang dilakukan oleh streetprinting ialah melalui kelas terbuka dengan publik membuat karya kolaborasi dengan cetak saring dikertas.

Dengan kata lain, Streetprinting memberikan pengalaman langsung kepada publik bagaimana cara melakukan teknik cetak saring dengan mengaplikasikan ke sebuah karya, bukan hanya untuk perindustrian atau produksi masal cetak saring (sablon) di kaos atau kain.