Tahun Baru

- January 3, 2017 -

Cerita oleh Hening
Gambar oleh Anggun Priambodo

tahunbaru_in

Orang-orang bicara soal rencana. Bahkan cadangan rencana saat rencana pertama tidak berjalan mulus. Sementara yang ia punya hanya lembaran uang kertas. Tersisa untuk menemani makan dalam beberapa hari ke depan. Mungkin hanya mampu bertahan hidup untuk beberapa hari pertama di tahun 2017. Tapi orang-orang yang percaya Tuhan yakin bahwa mereka akan hidup sepanjang Tuhan masih memberikan umur.

Tujuh puluh tahun lalu, orang-orang tidak berani berencana. Mereka hanya berdoa dan bersyukur atas apa yang dipunya. Mereka hidup untuk menerima kematian. Menerima keyakinan. Menerima takdir. Menerima kekurangan. Menerima apa yang diberikan. Hati mereka berdegup setiap saat. Siapa melawan siapa. Siapa menembak siapa. Siapa menuduh siapa. Siapa berkawan dengan siapa. Siapa bermusuhan dengan siapa. Setiap jawaban menuntun pada kematian atau kehidupan yang tidak begitu hidup. Berdegup setiap saat. Tidak ada ketenangan. Masa-masa itu bahkan pelajar tidak enak hati memegang buku sementara saudara mereka mengangkat senjata, siap diterjang hujan peluru. Tuhan ada tapi tiada.

Mereka yang siap mati, selalu mati belakangan membawa kemenangan atau mati duluan membawa nama baik. Karena yang siap mati selalu menang. Dan mereka yang takut mati, menimbun kekuasaan untuk membayar orang-orang yang siap mati. Terus begitu. Perang. Perang. Perang.

Sejarah berulang. Orang-orang tetap mengangkat senjata. Lewat kata-kata, lewat tatapan, lewat teknologi, lewat perang. Sebesar apapun keinginan untuk menciptakan perdamaian di dunia, sebesar itu pula kemustahilannya. Karena selalu ada hukum yang hitam dan putih, niat yang baik dan jahat, hati yang sempit dan luas, pikiran yang panjang dan pendek, pengetahuan yang berkepentingan bukan murni serta perspektif yang benar dan salah. Mereka yang berkuasa tidak berhenti menciptakan sistem, aturan, hukum, standar dan penelitian, bahkan atas nama kemanusiaan dan Tuhan. Dan sejumlah dari mereka tahu bagaimana memanfaatkan dua sisi mata uang ini dengan baik. Mereka yang ingin selalu menang.

Kemiskinan membawa pada banyak hal. Terutama kematian dan keberanian.

Pelatuk ditarik.
Peluru meluncur.
Jantung berhenti berdegup.
Tumbang sudah satu nyawa.
Meninggalkan lubang hitam dalam hati pencabut nyawa.
Malam pun berganti tahun.

The less gonna take over the world. Maybe oneday. Not in 2016. Maybe another year. Rule the world with intuition.